TRAMMS: Mengurangi Lebih dari Satu Juta Lembar Kertas per Tahun

Transformasi digital tidak hanya berdampak pada efisiensi kerja, tetapi juga menjadi bagian penting dari komitmen keberlanjutan perusahaan. Melalui pengembangan Track Maintenance Management System (TRAMMS), KAI berkontribusi nyata dalam mendukung prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

TRAMMS merupakan sistem digital yang mengintegrasikan seluruh proses bisnis pemeriksaan dan perawatan jalan rel, mulai dari perencanaan, penjadwalan, pelaksanaan, hingga pelaporan. Dengan sistem ini, seluruh data lapangan dapat dicatat secara digital melalui perangkat mobile dan langsung tersimpan secara real time dalam basis data terpusat.

Sebelum digitalisasi, proses pemeriksaan dan perawatan jalan rel membutuhkan dokumen fisik dalam jumlah sangat besar. Setiap aktivitas, seperti pemeriksaan harian, pemeriksaan detail, perawatan wesel, hingga evaluasi geometri lintas, harus dituangkan dalam formulir kertas.

Berdasarkan estimasi, kebutuhan dokumen untuk berbagai jenis pemeriksaan di seluruh wilayah operasional dapat mencapai lebih dari 1 juta lembar kertas setiap tahun.

Sebagai gambaran, pemeriksaan PPJ saja mencapai sekitar 294.920 lembar per tahun. Kemudian pemeriksaan detail lintas sekitar 727.200 lembar per tahun. Ditambah ribuan lembar dari pemeriksaan dan perawatan wesel, lengkung, serta komponen lainnya.

Dengan implementasi TRAMMS, seluruh proses pencatatan dilakukan secara digital. Hal ini secara signifikan mengurangi kebutuhan kertas, menekan limbah administrasi, sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui pengurangan konsumsi bahan baku berbasis kayu.

Efisiensi Operasional dan Akurasi Data

Selain ramah lingkungan, TRAMMS menghadirkan manfaat operasional yang strategis. Sistem ini memastikan data tersimpan dengan baik, terstandar, dan memiliki tingkat akurasi serta konsistensi yang lebih tinggi dibandingkan pencatatan manual.

Proses kerja menjadi lebih sederhana karena penjadwalan pemeriksaan dapat dilakukan secara sistematis. Selain itu, hasil pemeriksaan langsung terdokumentasi dan dapat dipantau secara real time. Laporan bulanan dan mingguan juga dapat dihasilkan secara otomatis serta data kerusakan dapat direkap dan dianalisis untuk mendukung pengambilan keputusan.

Dengan alur yang terintegrasi dari perencanaan hingga pelaporan, waktu administrasi dapat dipangkas, sehingga petugas dapat lebih fokus pada kegiatan teknis di lapangan.

Implementasi TRAMMS menunjukkan bahwa digitalisasi bukan sekadar modernisasi sistem kerja, tetapi juga bagian dari tanggung jawab lingkungan. Melalui inovasi ini, KAI tidak hanya membangun sistem perawatan prasarana yang lebih andal dan efisien, tetapi juga menegaskan komitmen terhadap praktik bisnis yang berkelanjutan.

Share Artikel

Hubungi Kami