Tiap generasi memiliki cara yang khas dalam menikmati liburan. Ada yang mendambakan petualangan, ada yang memilih waktu untuk bersantai, dan ada pula yang menempatkan kebersamaan sebagai hal utama.
Setiap generasi punya cara tersendiri untuk memaknai dan menikmati perjalanan. Ada yang mengejar pengalaman baru, ada yang mencari ketenangan, dan ada pula yang menjadikan perjalanan atau liburan sebagai kesempatan untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama orang-orang terdekat. Perjalanan memang dimaknai berbeda oleh setiap generasi.
Hal ini terlihat dari data terbaru AirBnB yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pola perjalanan antara Gen Z, Milenial, dan Gen X. Kendati demikian, data yang sama juga menunjukkan bahwa meski preferensi wisata tiap generasi tak selalu sejalan, ketiga generasi ini memiliki satu kesamaan penting: keinginan untuk menciptakan pengalaman yang autentik dan kenangan yang bermakna.
Gen Z: Penjelajah Tren

Bagi generasi ini, media sosial, cerita teman, dan ulasan daring menjadi kompas utama dalam menentukan destinasi. Tak heran jika pilihan wisata Gen Z sering kali lahir dari rasa penasaran terhadap pengalaman yang sedang dibicarakan banyak orang.
Berdasarkan data AirBnB, Gen Z menaruh minat besar pada perjalanan yang menawarkan kedekatan dengan budaya lokal. Magelang muncul sebagai rekomendasi wisata domestik, sementara Dubai serta Sa Pa di Vietnam menjadi pilihan perjalanan internasional bagi mereka yang ingin merasakan suasana berbeda.
Milenial: Perangkai Kenangan

Bagi generasi Milenial, perjalanan tak lagi sekadar pelarian dari rutinitas, melainkan momen berharga untuk kembali terhubung dengan keluarga. Di tengah kesibukan karier dan kehidupan rumah tangga, liburan menjadi ruang untuk berbagi waktu, cerita, dan pengalaman yang bisa dikenang bersama.
Data Airbnb menunjukkan, Tokyo, Osaka, Roma, Florence, dan Bangkok sebagai tujuan yang paling banyak dicari oleh generasi Milenial. Kota-kota ini menawarkan perpaduan budaya, kenyamanan, serta fasilitas ramah keluarga.
Gen X: Pencari Ketenangan

Kesederhanaan dan nilai sentimental menjadi inti dari cara Gen X menikmati perjalanan. Alih-alih mengejar itinerary padat, generasi ini lebih memilih liburan yang memulihkan diri dan menghadirkan pengalaman bermakna.
Roma dan Lourdes menjadi destinasi favorit. Destinasi ini dipilih lantaran Gen X berupaya menyeimbangkan eksplorasi dan relaksasi, menjadikan setiap perjalanan bukan sekadar berpindah tempat, tetapi juga momen refleksi dan kenangan yang mendalam.