Sepenggal Kisah Lokomotif Uap C11

Caption: Perusahaan kereta api negara Staatsspoorwegen (SS) mendatangkan lokomotif uap SS 300 buatan Pabrik Hartmann, Jerman. Lokomotif sebagai langsir atau rute pendek ini banyak beroperasi di Jawa Timur. Salah satunya SS 301 atau C1101 yang sedang meintas di daerah Malang sekitar tahun 1989.

Lokomotif seri C11 dibeli oleh perusahaan kereta api negara Staatsspoorwegen (SS) dan didatangkan ke Pulau Jawa pada periode 1879 hingga 1891. Lokomotif yang pada awalnya dikenal dengan nama SS 300 ini merupakan buatan Pabrik Hartmann, Jerman, dengan total pengadaan sebanyak 41 unit. Pada masa awal operasinya, lokomotif seri C11 menjadi andalan Staatsspoorwegen untuk melayani lintas kereta api di wilayah Jawa Timur.

Dalam pengoperasiannya, lokomotif uap C11 memiliki bobot sekitar 29,8 ton dan digunakan untuk menarik rangkaian kereta atau gerbong pada jalur pendek serta lintas datar. Lokomotif ini memiliki kecepatan layanan hingga 45 km per jam, tenaga sebesar 290 HP, serta tekanan uap maksimal mencapai 10 atmosfer.

Pada tahun 1989, tercatat masih terdapat 17 unit Lokomotif Uap C11 yang beroperasi di wilayah Jawa Timur. Persebarannya meliputi enam unit di Depo Kertosono, dua unit di Depo Sidotopo, dua unit di Depo Babat, dua unit di Depo Malang, dua unit di Depo Jember, serta tiga unit di Depo Klakah. Depo Kertosono tercatat sebagai depo dengan jumlah lokomotif C11 terbanyak, yakni enam unit.

Seiring berjalannya waktu, jumlah lokomotif uap C11 yang tersisa semakin berkurang. Dari seluruh unit yang pernah beroperasi, kini hanya tersisa dua unit Lokomotif Uap C11, yaitu C1127 yang berada di Cisarua, Bogor, serta C1140 yang menjadi koleksi Indonesian Railway Museum atau Museum Kereta Api Ambarawa.

Pada tahun 2024, bertepatan dengan peringatan ulang tahun PT Kereta Api Indonesia (Persero), Lokomotif C1140 dipindahkan ke Stasiun Kediri. Kehadirannya dijadikan sebagai monumen yang dipersembahkan bagi masyarakat Kota Kediri. Lebih dari sekadar simbol sejarah, monumen ini menjadi wujud komitmen KAI dalam merawat warisan budaya perkeretaapian sekaligus memperindah wajah stasiun sebagai ruang publik bersejarah.

Sebagai bagian dari catatan sejarah, Staatsspoorwegen juga pernah mengoperasikan lokomotif SS 301 atau C1101 yang difungsikan sebagai lokomotif langsir dan rute pendek di Jawa Timur. Salah satu dokumentasi menunjukkan SS 301 atau C1101 sedang melintas di wilayah Malang sekitar tahun 1989, menjadi saksi bisu perjalanan panjang perkeretaapian Indonesia.

Sumber: De Stoomtractie op Java en Sumatra

Share Artikel

Hubungi Kami